Thursday, November 8, 2012
Lagu dalam Keakraban Citylink (strategi Promosi untuk menciptakan Awareness)
Lagu dalam Keakraban Citylink (strategi Promosi untuk menciptakan Awareness)
Jujur saya belum mendengarkan lagu them Song group band Niji yang judulnya “Terbang Tinggi Untuk Indonesi” tapi mendengar judulnya sendiri sudah terbayang isi dari lagu itu. Them song bukanlah hal yang luar biasa ketika dijadikan sebagai alat promosi untuk meningkatkan awarennes produk. Lihat saja iklan-iklan di televisi yang menggunakan them song dan sukses mendulang awareenes. Ketika mendengar lagu itu orang akan ingat dengan produk yang dimaksud.
Lagu termasuk dalam media massa, banyak orang menggunakan lagu sebagai pendamping dari sebuah produk. Lagu merupakan instrumen penting yang bisa membangkitkan daya ingat konsumen dengan produk. Masih ingat kemasan lagu coklat yang membangkitkan semangat nasionalisme kita, lagu itu selalu diputar pada saat menjelang 17 Agustus, dan setiap mendengar lagu dari coklat, rasanya semangat berapi-api membela bangsa keluar. Bahkan sempat ada isu bahwa lagu tersebut akan dimasukkan kedalam lagu nasional.
Kekuatan penciptaan daya ingat dengan lagu merupakan salah banyak dari strategi promosi yang bagus untuk menanamkan sesuatu di benak konsumen. Apa lagi lagu yang digunakan mampu menyentuh emosi dari pendengarnya. Maka lagu tersebut akan berhasil memasuki benak konsumen dan suskses menawarkan awareness.
Penanaman sebuah fenomena baru dibenak konsumen bukanlah mudah, karena membutuhkan waktu yang sangat panjang, apa lagi perang produk model sekarang yang membuat konsumen hanya selintas lalu mengingat produk saking banyaknya pilihan.
Kepintaran dalam berpromosi mengangkat produk pada tingginya tingkat market share yang akan dicapai. Dan penjualan akan meningkat berimbang dengan market share nya.
Terus apa hubungan lagu dengan brand awareness, menurut saya yang bukan pakar, saya punya asumsi sederhana mengenai itu, lagu adalah media, diibaratkan sebagai sebuah laut yang biru, di laut itu banyak sekali iklan yang hidup, ikan hidup diibaratkan sebagai produk, dan setiap produk memiliki thema song atau sekedar jinggle dari sebuah produk. Yang memungkinkan orang mengingt ketika mendengar lagu atau jinggel tanpa melihat iklannya. Jadi samudra luas adalah lagunya dan samudra memikat manusia untuk datang menghampiri, meski hanya sekedar melihat-lihat air laut atau berenang. Melihat lihat air laut diibaratkan sebagai mengingat produk, dan tertarik terhadap produk itu, sedangkan berenang-renang diibaratkan sebagai tertancapnya brand awareness produk, adapun cotage atau fasilitas yang di tawarkan di pinggir pantai merupakan point yang penting dalam sebuah produk.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment